Marga Sembiring Muham

Leluhur dari Submarga Sembiring ini disebut berasal dari India. Menurut cerita lisan, nama Muham ini lahir, ketika diadakan acara Pekewaluh di Seberaya. Saat itu perahu yang digunakan dalam acara itu entah mengapa selalu berdempetan (dalam bahasa Karo disebut muham).

Dalam praktek tatanan adat sehari-hari, merga ini ersembuyak dengan Sembiring Brahmana, Sembiring Guru Kinayan, Sembiring Colia, dan Sembiring Pandia. Mereka inilah yang disebut Sembiring Lima Bersaudara yang kelak menjadi nama dari kampung yang sekarang dinamai kampung Limang.

Selain Muham, submarga Sembiring lainnya yakni:

  • Sinulaki
  • Keloko
  • Pandia
  • Brahmana
  • Kembaren
  • Meliala
  • Depari
  • Pelawi
  • Maha
  • Sinupayung
  • Colia
  • Pandebayang
  • Tekang
  • Guru Kinayan
  • Busok
  • Sinukaban
  • Keling
  • Bunu Aji
  • Sinukapar

Sumber:

  1. https://id.wikipedia.org/wiki/Sembiring
  2. https://mozaikminang.wordpress.com/2009/10/16/asal-usul-marga-sembiring-pada-masyarakat-karo/
  3. http://www.kompasiana.com/billwong/asal-usul-marga-sembiring_55009392a33311e7725114df
  4. http://eprints.undip.ac.id/15595/1/Fauziyah_Astuti_Sembiring.pdf
  5. http://forum.bersamatoba.com/index.php?topic=18.msg499;topicseen
  6. http://bataktobanews.com/parsiajaran/101/2016/08/20/marga-marga-di-bangso-batak
  7. H.B. Situmorang, Pustaha Ruhut-ruhut ni Adat Batak (BPK Gunung Mulia: Jakarta, 1983)